Nik Nuesken Nik Nuesken
GAME

Archosaur Games Manfaatkan Unreal Engine 5 untuk Silent Whispers

Archosaur Games kembali mendobrak batas visual industri game melalui proyek teranyar mereka yang berjudul "Silent Whispers". Game petualangan romansa sinematik ini dirancang untuk memadukan narasi yang mendalam, hubungan karakter yang intim, serta visual 3D berkualitas tinggi. Mengingat rekam jejak mereka dalam memproduksi judul-judul ambisius seperti Life Makeover dan Dragon Raja, Silent Whispers resmi menjadi proyek pertama studio ini yang mengadopsi Unreal Engine 5 demi mendorong performa visual ke tingkat yang lebih tinggi.

Berdasarkan wawancara dengan tim pengembang setelah presentasi mereka di Unreal Fest Chicago, transisi dari Unreal Engine 4 ke Unreal Engine 5 membawa perubahan masif pada alur kerja harian. Menurut Bing selaku Chief Artist, kehadiran teknologi Nanite dan Lumen memberikan kebebasan kreatif yang luar biasa bagi tim artistik dengan mengeliminasi batasan poligon kuno. Dari pantauan redaksi, integrasi alat dan editor di dalam mesin game baru ini kini memungkinkan tim melakukan penyesuaian efek secara real-time dan langsung melihat hasilnya di dalam game.

Meskipun menawarkan efisiensi, tantangan awal sempat muncul akibat minimnya tenaga ahli yang berpengalaman dengan Unreal Engine 5 di pasar kerja. Studio menyiasatinya dengan melatih tim internal serta membimbing seniman senior untuk beradaptasi. Perpindahan ini berbuah manis pada aspek visual Silent Whispers yang kini tampil jauh lebih sinematik. Bing menjelaskan bahwa timnya kini menggunakan teknik pencahayaan film seperti pencahayaan sisi, backlight, dan setup kontras tinggi untuk memperkuat kepribadian karakter dan membangun nuansa emosional adegan.

Dari segi visual dan teknis, aspek realisme karakter menjadi fokus utama yang digarap dengan sangat detail. Menurut Lin, salah satu pengembang game, setiap karakter dipahat secara teliti agar terlihat meyakinkan dari sudut mana pun. Tim pengembang bahkan melangkah lebih jauh dengan merancang detail pori-pori kulit secara khusus untuk tiap karakter, arah garis tangan, hingga simulasi tetesan keringat yang realistis melalui kalkulasi pencahayaan tingkat lanjut. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa detail halus seperti perubahan urat saat karakter mengepalkan tangan juga digarap dengan presisi.

Tantangan terbesar berikutnya terletak pada pengembangan lintas platform agar pemain di perangkat mobile mendapatkan dampak emosional yang setara dengan versi PC. Menurut Qian, strategi utama mereka adalah memprioritaskan presentasi karakter, di mana pencahayaan langsung dan resolusi bayangan di mobile dioptimalkan sedekat mungkin dengan PC. Bing menambahkan bahwa dirinya sangat bangga dengan sistem pencahayaan yang diterapkan, terutama pada adegan taman hiburan yang menampilkan ribuan lampu independen, memberikan kebebasan penuh bagi para artis untuk mengarahkan pencahayaan layaknya sebuah set film.

CONNECTED TAGS
silent_whispers archosaur_games unreal_engine_5 game_mobile game_pc wawancara_game
Tim Redaksi Nik Nuesken
Gamer & Jurnalis Senior
Tim di balik Nik Nuesken adalah kumpulan gamer hardcore yang kehabisan alasan untuk tidak menulis. Kami menghabiskan waktu di rank Mythic, mengejar achievement, dan memburu kode redeem — agar kamu tidak perlu repot. Kami menulis dari bilik warnet, kamar kos, dan sela-sela waktu loading game. Dari ML hingga HOK, dari Genshin hingga WuWa — kami jamin informasi yang kami bagikan sudah teruji.
TW LN ML